0

Materi TIK

Share this Article on :

sejarah Intranet

An Intranet semakin populer adalah jenis jaringan yang digunakan oleh berbagai organisasi di seluruh dunia untuk menjaga bisnis mereka lebih paperless dan karyawan mereka lebih produktif. Hampir setiap perusahaan yang memungkinkan para karyawan untuk mengakses komputer selama kerja perlu untuk memiliki sebuah intranet karena banyak manfaat yang bervariasi menawarkan.

Sejarah

Ide dari intranet pertama kali dibahas dalam artikel membahas keunggulan “sedikit Internets” untuk usaha di 1995 isu “Digital Berita dan Review.” Intranet menggunakan telah diperluas eksponensial sejak pertengahan kemudian dengan banyak perusahaan besar untuk mengambil keuntungan dari mereka. Walaupun awal intranet hanya terdiri dari beberapa ratus lusin atau halaman web, sebuah studi yang dirilis oleh Nielson Norman Group pada 2007 menunjukkan bahwa rata-rata Intranet saat ini terdiri dari 6 juta atau lebih halaman web.

Fungsi

Intranet adalah sebuah jaringan yang dibatasi hanya memungkinkan komputer tertentu, seperti orang-orang dalam bisnis atau organisasi lainnya, untuk mengakses halaman web yang dalam waktu itu. Satu gateway server filter permintaan dari semua komputer yang terhubung ke akses halaman web housed di intranet atau halaman web di luar yang lebih luas di internet.

Fitur-fitur

Intranet yang mengambil keuntungan dari jaringan yang sama protokol standar yang menggunakan Internet, seperti Transmission Control Protocol / Internet Protocol dan hypertext Transfer Protocol. Sebagian besar juga menggunakan intranet khusus jenis komunikasi yang disebut “port forwarding” yang mencegah pesan email yang dikirim dari luar atau dari jaringan yang dilihat oleh orang-orang di luar jaringan.

Manfaat

Manfaat utama dari intranet adalah bahwa memungkinkan karyawan sebuah bisnis untuk cepat mengakses materi yang biasanya harus dicetak dari ratusan kali seperti materi pelatihan, kebijakan sumber daya manusia atau manual update. Juga dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan karyawan perusahaan atas manajemen sehingga ada pertukaran bebas ide dan komentar.

Pertimbangan

Paling intranet membatasi akses ke sebagian besar situs web eksternal, seperti MySpace atau Google, untuk mencegah karyawan dari berselancar di web atau bermain online game. Mereka dapat mengatur agar situs-situs tertentu dalam Namun, seperti buku perusahaan yang memungkinkan akses ke Amazon untuk mencari buku bekas untuk pelanggan.

Creatrorx™ says:
4 September 2012 09:07

SEJARAH INTERNET DUNIA

Sejarah Internet dimulai pada tahun 60-an, yaitu ketika Levi C. Finch dan Robert W. Taylor mulai melakukan penelitian tentang jaringan global dan masalah interoperabilitas. Selanjutnya, beberapa program penelitian mulai dilakukan untuk melihat mekanisme pengaitan jaringan-jaringan yang berbeda secara fisik. Salah satu solusi yang muncul dari penelitian-penelitian tersebut adalah teknik packet switching. Pada teknik packet switching, data atau file berukuran besar yang akan dikirim melalui jaringan komputer terlebih dahulu dipotong menjadi paket kecil-kecil agar lebih mudah ditangani dan lebih Andal. Peneliti utama dalam pengembangan packet switching ini adalah Donald Davies (NPL), Paul Baran (RAND Corporation), Leonard Kleinrock dan kawan-kawan (MIT) dan UCLA Research Programs.

Pada tahun 1969, Robert Taylor yang baru dipromosikan sebagai kepala kantor pemrosesan informasi di DARPA (Badan Riset Angkatan Bersenjata Amerika Serikat) bermaksud mengimplementaskan ide untuk membuat sistem jaringan yang saling terhubung. Bersama Larry Robert dari MIT, Robert Taylor memulai proyek yang kemudian dikenal sebagai ARPANET. Sambungan pertama ARPANET terbentuk antara University of California, Los Angeles (UCLA) dan Stanford Research Institute (SRI) pada jam 22:30 tanggal 29 Oktober 1969. Pada tanggal 5 Desember 1969, ada dua jaringan lagi yang yang bergabung, yakni University of Utah dan University of California, Santa Barbara sehingga total terdapat empat (4) simpul jaringan. ARPANET yang berbasis pada teknologi ALOHAnet berkembang sangat cepat. Pada tahun 1981, jumlah simpul yang tersambung menjadi 213.

Selain jaringan untuk penelitian seperti ARPANET dan X.25, para hobbiis komputer juga mengembangkan teknik jaringan sendiri yang kemudian cukup populer, yaitu UUCP. Masalah terbesar pada teknik ini adalah bagaimana supaya berbagai jenis peralatan jaringan, seperti telepon, radio, kabel LAN yang secara fisik sangat berbeda dapat berkomunikasi satu sama lain. Keberagaman media fisik jaringan mendorong pengembangan tatacara komunikasi (protokol komunikasi) yang mampu melakukan internetworking, sehingga banyak jaringan kecil dapat saling tersambung menjadi satu menjadi jaringan komputer maha besar.

Kumpulan tata cara komunikasi atau protokol Internet memungkinkan jaringan komputer dibangun menggunakan saluran fisik yang berbeda. Dalam bahasa yang sederhana, komputer yang terhubung menggunakan telepon, dapat berkomunikasi dengan komputer yang tersambung ke jaringan LAN maupun jaringan radio. Hal ini mendorong terjadinya inter-network (antar jaringan) secara global yang kemudian hari kita kenal sebagai “Internet”.

Selain protokol Internet, hal lain yang tidak kalah penting dalam perkembangan Internet adalah metode pengalamatan di Internet. Jon Postel dari Information Science Institute (ISI) di University of Southern California (USC) adalah orang yang sangat berjasa di balik berbagai alokasi alamat IP Internet, manajemen Domain Name System (DNS), tipe media, dan berbagai alokasi nomor untuk tata cara komunikasi penting di Internet. Hingga wafatnya pada tanggal 16 Oktober 1998, Jon Postel mengelola Internet Assigned Numbers Authority (IANA). Pada tanggal 21 Juli 1998, Jon Postel memperoleh Silver Medal dari International Telecommunications Union (ITU) atas jasa-jasanya membangun Internet di dunia. Saat ini, IANA dioperasikan oleh Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN).

Komersialisasi dan privatisasi Internet mulai terjadi pada tahun 1980-an di Amerika Serikat dengan di ijinkannya Internet Service Provider (ISP) untuk beroperasi. Internet mulai booming pada tahun 1990-an. dan menjadi kunci pemicu perubahan dalam budaya dan dunia usaha. Internet menawarkan pola komunikasi cepat menggunakan e-mail, diskusi bebas di forum, dan Web.

Source : Buku Sekolah Elektronik (opensource)

Creatrorx™ says:
4 September 2012 09:12

Pengertian istilah Domain, Nama Domain, Hosting
March 4th 2007 in Artikel

www.plasahosting.com
^ ^ ^
| | |
| | |__________ Domain
| |__________________ Nama Domain
|__________________________ Subdomain

Domain :
Pengertian : daerah; daerah kekuasaan; wilayah; kawasan
Dalam dunia internet dapat dikatakan sebagai pengelompokan/pembagian dari penamaan untuk masing-masing arti atau tujuan, misalnya untuk komersial, organsisasi, sekolah, dll

Domain Level tinggi atau GTLD (Generic Top Level Domain)
Domain ini sebenarnya milik Amerika, namun karena sering digunakan terlihat seperti Domain standard untuk alamat Internet.
Sebagian besar pengguna Internet lebih menyukai penggunaan Domain Level Tinggi ini. Setiap orang boleh memiliki Domain ini tanpa perlu persyaratan yang rumit kecuali domain edu,mil,travel

Contoh Domain Level tinggi /GTLD :

1. .Com : di gunakan untuk kepentingan komersial atau perusahaan.
2. .Net : di gunakan untuk kepentingan network infrastruktur.
3. .Org : di gunakan untuk kepentingan organisasi.
4. .Info : di gunakan untuk kepentingan informasional website.
5. .Name : digunakan untuk kepentingan keluarga atau personal.
6. .Edu : digunakan untuk kepentingan website pendidikan, terbatas hanya utk pendidikan.
7. .Mil : di gunakan untuk kepentingan website angkata bersenjata amerika, terbatas hanya utk Militer.
8. .biz : di gunakan untuk kepentingan Bisnis.
9. .tv : di gunakan untuk Entertainment seperti Televisi, Radio, majalah.
10. .travel : di gunakan untuk Bisnis Pariwisata.
11. .xxx : di gunakan untuk Pornografi (masih di ajukan).

ccTLD’s (Country Coded Top Level Domains)
Domain yang disediakan utk masing masing negara seperti :

Indonesia menggunakan .id
Singapura menggunakan .sg
Malaysia menggunakan .my

Untuk Indonesia terbagi menjadi beberapa sub domain seperti :

.or.id : Untuk Organisasi
.co.id : Untuk Komersial
.go.id : Untuk Pemerintahan
.ac.id : Pendidikan Tinggi
.sch.id: untuk Sekolah
.net.id: Internet Provider
.web.id: digunakan untuk umum

Pengertian istilah Nama domain

Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet.
Nama Domain berfungsi mempermudah pengguna di internet untuk melakukan akses ke server dan mengingat server yang dikunjungi dibandingan harus mengenal deretan nomor atau yang dikenal IP address. Nama domain juga di kenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web.

Seperti contoh anda akan lebih mudah mengingat nama domain plasahosting.com dibanding IP address 202.123.44.233
Apakah anda sanggup mengingat deretan angka diatas, tentunya tidak.
Dengan penamaan nama domain akan mempersingkat kita menghapalkan deretan angka tersebut.

Sub Domain.

Subdomain merupakan bagian dari nama domain.

Contoh :
www.plasahosting.com
blogs.plasahosting.com
support.plasahosting.com
id.plasahosting.com

dari contoh diatas yang merupakan subdomain adalah : www, blogs, support dan id.

Addons Domain :

Addon domain merupakan domain baru yang ditambahkan ke domain utama dalam satu hosting.

Misalnya hosting utama : plasahosting.com
kita dapat menambahkan : blablabla.com ke hosting utama tersebut yang disebut addons domain.

Hasilnya, blablabla.com tampil dengan design websites berbeda dari domain utamanya.
Dalam prakteknya akan dibuatkan folder khusus secara otomatis di server untuk addons domain ini.
Semua file hasil design untuk addons domain tersebut akan di upload ke dalam folder yang telah terbentuk tersebut.

Parked domain

Parked domain adalah domain yang ditambahkan ke domain utama.
Bila pengunjung mengunjungi Park domain ini, tampilannya akan sama dengan domain utama.

Pengertian istilah Web Hosting

Web Hosting adalah salah satu bentuk layanan jasa penyewaan tempat di Internet/Penyewaan Server/Penempatan file-file dari websites yang memungkinkan perorangan ataupun organisasi untuk menampilkan layanan jasa atau produknya di Internet.


Artikel Terkait:

0 komentar:

Posting Komentar